Sabtu, 20 April 2013

Tersangka Bom Boston Pengikut Ulama Radikal?



Tersangka Bom Boston Pengikut Ulama Radikal?ReutersTersangka pelaku bom Boston. Tamerlan Tsarnaev (26), kiri, tewas dalam baku tembak dengan polisi pada Jumat (19/4) di hari. Adiknya Dzhokhar Tsarnaev (19) ditangkap pada Jumat malam waktu setempat atau Sabtu pagi (WIB).
BOSTON, KOMPAS.com  Motif di balik peledakan bom di Boston masih didalami para penyelidik AS. Dua tersangka pelaku sejauh ini baru diketahui sebagai pemuda asal Chechnya yang mengungsi dari wilayah yang dicabik konflik di Rusia selatan itu.

Pihak FBI mengatakan, salah seorang tersangka, yaitu Tamerlan Tsarnaev, yang telah tewas dalam baku tembak dengan polisi pada Jumat (19/4/2013) dini hari waktu setempat, pernah diwawancarai agen lembaga penyelidik federal itu atas permintaan sebuah pemerintah asing. Dari penyelidikan itu, kata FBI, "tidak ada informasi tercela" tentang Tamerlan Tsarnaev. Ia dan adiknya, Dzhokhar Tsarnaev, yang juga jadi tersangka dan kini telah ditangkap, pun tinggal secara legal di AS.

Namun, sebuah laman di YouTube yang dilaporkan milik Tamerlan Tsarnaev mungkin dapat menyingkap tabir mereka. MailOnline, Jumat, melaporkan, laman di YouTube itu mengungkapkan bahwa mereka mungkin saja telah menjadi pengikut dua ulama radikal. Ulama pertama berkhotbah menentang "kejahatan yang merusak dari Harry Potter" dan ulama kedua membela Al Qaeda di Chechnya, tempat asal mereka.

Seorang pengguna YouTube bernama Tamerlan Tsarnaev telah mem-posting beberapa video berisi khotbah dari kedua ulama fundamentalis itu. Nama pemilik laman itu sama dengan nama salah satu tersangka pelaku bom Boston itu. Belum ada konfrimasi apakah itu merujuk ke orang yang sama.

Di laman Tsarnaev ada sebuah video dari Abdel al-Hamid al-Juhani, ulama Rusia yang dilaporkan telah mengkhotbahkan sebentuk Islam Salafi yang biasanya berhubungan dengan Al Qaeda. Al-Juhani adalah, "Ideolog penting bagi Al Qaeda di Chechnya dan Kaukasus," kata Mary Habeck, profesor di Johns Hopkins University yang mempelajari Islam radikal, kepada Daily Beast. Tsarnaev juga mem-posting sebuah video tentang "The Black Flags From Khorasan", yang menurut Habeck merupakan istilah untuk Al Qaeda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar