Kamis, 11 April 2013

PKS Beri Gelar Guru Demokrasi untuk BJ Habibie



Jakarta - BJ Habibie dianggap berperan sebagai pelopor terciptanya pluralitas politik dan kebebasan pers di Indonesia. Atas jasanya tersebut, presiden ke 3 Indonesia itu pun menerima gelar Guru Demokrasi Indonesia dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Kami beri gelar Guru Demokrasi Indonesia pada beliau karena beliau yang membuka kebebasan pers, serta pluralitas politik dimana tidak hanya 3 parpol saja yang bisa ikut pemilu, dan juga berani mempercepat pemilu pada saat dia menjabat sebagai Presiden," kata Ketua fraksi PKS DPR RI, Hidayat Nur Wahid, disela-sela acara Milad ke-15 PKS 'Membangun Demokrasi untuk Kesejahteraan', di Komplek Bidakara, Pancoran, Jakarta, Kamis (11/4/2013).

Presiden Anis Matta, dalam sambutannya mengatakan, Habibie adalah sosok spesial dan inspiratif bagi PKS. Habibie dinilai mengajarkan bahwa politik dan kekuasaan harus didekati dengan cinta.

"Pak Habibie adalah sosok spesial bagi PKS. Inspirasinya mengajarkan bahwa politik dan kekuasaan harus didekati dengan cinta dan bukan untuk kepentingan pragmatis dan golongan semata," ujar Anis.

Anis menyebut PKS lahir dari demokrasi, dan Habibie berperan dalam membuka keran demokrasi tersebut. "Jangan lupa, PKS atau PK pada waktu itu didirikan dengan tanda tangan Pak Habibie. Kami adalah anak muda yang diberi pintu masuk oleh Pak Habibie untuk ikut serta membangun bangsa melalui jalur politik," jelasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar