Kamis, 18 April 2013

Pengertian Filsafat Hukum


FILSAFAT HUKUM


Pengertian Filsafat Hukum

Filsafat hukum merupakan salah satu cabang dalam filsafat. Dalam kamus besar bahasa indonesia disebutkan bahwa  filsafat memiliki beberapa pengertian, antara lain dapat disebut sebagai pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai segala yang ada, baik itu sebab dan asal serta hukumnya. Selain itu filsafat juga dapat memiliki pengertian sebagai teori yang mendasari alam pikiran atau suatu kegiatan atau juga berarti ilmu yang berintikan logika, metafisika, estetika dan epistemologi.
Plato mengartikan filsafat sebagai ilmu pengetahuan yang berminat mencapai kebenaran  yang asli. Sementara itu, Aristoteles mendefinisikan filsafat sebagai ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran dimana didalamnya berisi ilmu metafisika, estetika, etika,retorika, logika , ekonomi dan politik.
Filsafat dalam bahasa inggris disebut dengan istilah “Philosophy” sedangkan dalam bahasa latin disebut dengan “Philosophia”. Istilah “Philosophia” dalam bahasa latin tersebut berasal dari kata philos yang berarti “cinta” dan sophia yang berarti “kebijaksanaan”. Sehingga filsafat dalam bahasa Inggris dan bahasa latin juga memiliki makna “cinta kebijaksanaan”. Dalam bahasa Arab, filsafat disebut dengan istilah “falsafah” yang berarti berpikir secara menyeluruh, mendasar dan  spekulatif.
Selanjutnya terdapat beberapa pengertian filsafat hukum yang diberikan oleh para ahli antara lain:
Filsafat hukum menurut Gustaff Radbruch adalah :
“Cabang filsafat yang mempelajari  hukum yang benar”
Filsafat hukum menurut Langmeyer adalah :
“Pembahasan secara filosofis tentang hukum”
Filsafat hukum menurut Anthoni D’Amato adalah :
“Penelitian mendasar dan pengertian hukum secara abstrak”
Filsafat hukum menurut Anthoni D’Amato diistilahkan dengan “Jurisprudence”. Demikian pula dengan Bruce D. Fischer yang mengartikan “Jurisprudensi” sebagai studi tentang filsafat hukum.
Secara sederhana dapat dikatakan bahwa filsafat hukum merupakan cabang dari filsafat estetika atau tingkah laku. Filsafat hukum mempelajari hakikat hukum, dimana hukum dijadikan sebagai obyek kajian yang dibahas secara mendalam sampai pada hakikat hukum itu sendiri atau yang menjadi inti dari hukum.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar