Minggu, 21 April 2013

Ada Konflik Internal di Tubuh Kepolisian


PENGGEREBEKAN yang dilakukan Polresta Medan di Kampung Kubur di Jalan Zainul Arifin Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (20/4) pagi, belum akan menjadi efek jera bagi para bandar narkoba di Kota Medan. Kesimpulan itu disampaikan pengamat sosial yang juag staf pengajar USU Drs Wara Sinuhaji, MA.
Sebab, hingga kini tak satu pun penggerebekan yang dilakukan kepolisian di ‘kampung narkoba’ itu berujung dengan hasil yang manis.
“Berdasarkan pengamatan saya, bisnis narkoba itu tak akan bisa dikikis habis sebelum aparat kepolisian mengikis keterlibatan oknumnya dalam bisnis haram itu. Kalau kita lihat secara teknis, polisi pastinya sudah menyusun rencana penggerebekan dengan rapi dan matang. Tapi ujung-ujungnya bocor lagi, “ ungkapnya.
Selain itu, proses hukum yang tak tegas dari pihak kepolisian, disebut Wara juga alasan kenapa pelaku bisnis narkoba tak gentar. Dikatakannya, pengguna narkoba yang juga korban dari rantai bisnis narkoba itu justru sadar rencana operasi penggerebekan tak akan ‘diam di tempat’, tapi akan menyebar ke delapan penjuru angin.
“Kalau mereka operasi ya, anggap saja itu bagian dari tugas kepolisian yang memang harus dilaksanakan. Kalaupun ada oknum polisi yang ikut tertangkap pada akhirnya hanya dijadikan ‘bukti’ bahwa polisi tak pandang bulu soal penegakan hukum. Saya pikir itu sekadar retorika saja. Padahal itu sebuah ‘tontonan’ kepada publik yang mengindikasikan kuat dibalik itu semua kental keterlibatan aparat dalam bisnis haram ini, “ tegas Wara.
Wara justru mengimbau untuk lebih dulu menyelesaikan konflik internal di tubuh aparat penegak hukum tersebut.
Ditanya lebih jauh, Wara enggan menjelaskan konflik itu lantaran polisi lebih tahu konflik di tubuh mereka. Dengan terselesaikannya konflik internal itu, dia yakin, apapun operasi pemberantasan narkoba akan berakhir optimal.
Berdasarkan catatan Sumut Pos, sepanjang tahun 2013, Polisi sudah berulang kali menggerebek Kampung Kubur.
Dalam sejumlah penggerebekan itu pula polisi tak pernah berhasil menangka pbandar besar narkoba yang dijadikan target operasi. Tak hanya Poldasu atau Polresta Medan, tim Badan Anti-Narkotika Nasional juga pernah mengepung kawasan ini, namun lagi-lagi hasilnya nihil.


Read more: http://www.hariansumutpos.com/2013/04/56548/ada-konflik-internal-di-tubuh-kepolisian#ixzz2R76z7ppH

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar